10 Cara Menaikkan Trombosit Dengan Makanan dan Kebiasaan

10 Cara Menaikkan Trombosit Dengan Makanan dan Kebiasaan

cara menaikkan trombosit
Trombosit atau keping darah (platelet) adalah sel di dalam darah yang berfungsi membantu pembekuan darah saat tubuh mengalami cedera atau trauma fisik. Umur trombosit berkisar 5-10 hari sehingga harus diganti dengan cepat. Bagi orang yang sehat, tubuh dengan sendirinya akan menghasilkan sel-sel trombosit yang baru ketika yang lama mengalami kerusakan.
Trombosit diproduksi oleh sumsum tulang belakang. Namun, infeksi tertentu seperti kanker, anemia, demam berdarah, malaria dan penyakit autoimun seperti lupus dapat mengganggu produksi trombosit.
Normalnya, trombosit yang beredar di dalam kita berkisar 150.000-400.000 sel per millimeter persegi. Untuk mengetahui kadar trombosit, orang bisa melakukan tes darah. Berkurangnya trombosit dapat mengakibatkan pendarahan internal dan eksternal yang berlebihan.
Hal ini dapat dilihat jika muncul gejala mudah memar, pendarahan dangkal pada permukaan kulit, pendarahan spontan pada gusi atau hidung, ada darah di urin atau tinja serta pendarahan berkepanjangan pada luka.

Cara Menaikkan Trombosit

Jika Anda mengalami kondisi kekurangan trombosit, maka Anda dapat menjalankan tips cara meningkatkan kadar trombosit berikut ini:

1. Konsumsi makanan tinggi vitamin dan mineral esensial

Untuk menghasilkan trombosit, tubuh memerlukan Vitamin A, C, D dan K serta mineral berupa kalsium. Saat seseorang berdarah, trombosit di dalam darah membutuhkan Vitamin K, kalsium dan protein yang dikenal sebagai fibrinogen untuk membentuk lapisan kering di atas luka. Sumber-sumber vitamin yang mendukung produksi trombosit dapat ditemukan pada jambu, jeruk, bayam, tomat, kubis dan buah bit.
Susu merupakan sumber kalsium yang paling dikenal, namun bagi sebagian orang susu dapat menciptakan reaksi alergi sehingga dapat diganti dengan ikan teri, sarden dan sayur brokoli. Buah super untuk meningkatkan trombosit adalah jambu biji yang sangat baik dikonsumsi dalam bentuk jus atau smoothie. Anda juga dapat membuat jus bit yang akan menghasilkan efek yang sama dengan buah jambu biji.
➡ Baca Juga Buah Untuk Menurunkan Darah Tinggi

2. Konsumsi makanan tinggi asam folat dan omega 3

Orang dewasa membutuhkan asam folat sebanyak 400 mikrogram per hari guna menciptakan sel-sel baru. Bagi ibu hamil, kebutuhan asam folat lebih besar lagi. Asam folat dapat ditemukan dalam bayam, jeruk, asparagus, buncis dan kacang tanah. Sementara omega 3 adalah semacam bangunan pelindung dalam trombosit, yang bisa ditemukan pada ikan salmon liar, tuna, dan ikan berlemak lainnya serta telur dan minyak biji rami.

3. Jangan sampai dehidrasi

Jika penurunan drastis trombosit disebabkan oleh demam berdarah, maka si penderita akan mengalami demam tinggi, mual dan kadang-kadang muntah. Hal ini menyebabkan penderita mengalami dehidrasi sehingga penting agar menjaga pasokan air untuk tubuh tetap tercukupi. Pastikan selalu meminum air hangat karena air dingin dapat memperlambat sistem percernaan sehingga penyerapan nutrisi terganggu. Darah mengandung air dan protein sehingga minum lebih banyak dapat meningkatkan kadar trombosit.

4. Cukup istirahat

cara menaikkan trombosit dengan istirahat cukup
Istirahat yang cukup adalah salah satu cara terbaik meningkatkan kadar trombosit di dalam darah. Manusia disarankan tidur antara 7-8 jam setiap malam untuk membantu tubuh menghasilkan jumlah trombosit yang diperlukan oleh tubuh. Kebiasaan begadang akan mengurangi kemampuan tubuh memproduksi trombosit, karena terkait dengan ritme sirkadian tubuh yang menentukan jam biologis tubuh.
➡ Baca Juga Makanan Pantangan Untuk Penderita Asam Urat
Pada jam 22.00, tubuh berada dalam kondisi siap melawan kuman dan memasuki jam 01.00, tubuh melakukan pemulihan diri. Pada jam ini, orang harus tidur. Jika tidak tidur, berarti Anda melewatkan kesempatan memulihkan diri. Bagi mereka yang sedang dalam kondisi sakit, disarankan melakukan bed rest.

5. Suplemen

cara menaikkan trombosit dengan supemen
Cara instan memastikan tubuh memproduksi trombosit adalah mengonsumsi Vitamin C sebanyak 1000 mg per hari. Vitamin C larut dalam air sehingga mudah diserap tubuh dan dapat memperkuat sistem kekebalan. Pendapat sebagian pakar kesehatan menilai suplemen Vitamin C dapat dikonsumsi setiap hari, namun menurut Mayo Clinic, terlalu sering mengonsumsi tablet Vitamin C dapat mengakibatkan erosi gigi, kerusakan hati dan gagal ginjal. Jadi, sebaiknya konsumsi suplemen Vitamin C dibatasi saat kondisi tubuh dan trombosit sedang menurun saja.

6. Olahraga ringan

cara menaikkan trombosit dengan beroraga ringan
Berolahraga dapat melancarkan peredaran daerah sehingga sistem kekebalan tubuh meningkat, namun jangan lakukan olahraga yang berat. Olahraga ketahanan seperti angkat beban dapat berakibat cedera dan pendarahan.  Selain itu, tubuh juga akan merasa kelelahan.
Cobalah berolahraga selama lima menit dengan melakukan gerakan-gerakan ringan. Namun, bagi Anda yang sedang sakit dengan kondisi trombosit sangat menurun, istirahat di tempat tidur adalah pilihan terbaik Anda.
➡ Baca Juga Cara Mengobati Gusi Bengkak

7. Hindari junk food

“Makanan sampah” banyak beredar di sekitar kita yang berbahaya bagi kesehatan. Apalagi, evolusi produksi makanan telah mempopulerkan makanan tidak sehat dalam porsi besar. Junk food seperti makanan siap saji, gula olahan dan makanan kaleng (olahan) sebaiknya dijauhi.
Hentikan juga minum alkohol dan minuman berkafein jika tidak ingin jumlah trombosit jauh menurun lagi. Junk food banyak mengandung sodium, glukosa dan bahan pengawet. Makanan dan minuman junk food menurunkan trombosit dengan cara menghambat produksi darah di sumsum tulang belakang.

8. Berjemur

Sinar matahari pagi sangat baik untuk menaikkan trombosit di dalam daerah karena sinar matahari merangsang tubuh memproduksi vitamin D yang berfungsi meningkatkan penyerapan kalsium. Selain itu, sinar matahari juga meningkatkan sirkulasi darah dan membantu tubuh melawan infeksi. Luangkan waktu 15-30 menit untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi. Pastikan Anda berjemur di bawah pukul 11 pagi.

9. Hentikan penggunaan obat tertentu

Saat mengalami demam, Anda harus berhati-hati dalam memilih obat penurun panas karena obat penurun panas seperti ibuprofen dan parasetamol dapat menurunkan jumlah trombosit. Selain itu, aspirin, diklofenak, fluconazole dan naproxen dapat berdampak sama.
➡ Baca Juga Cara Mengobati Bisul

10. Ramuan tradisional

Ramuan tradisional terbuat dari daun-daunan yang telah dipercaya secara turun-temurun untuk mengobati penyakit demam berdarah karena ramuan tersebut dapat menaikkan trombosit. Dua ramuan yang paling dikenal dan ampuh adalah daun jambu biji dan daun papaya.
Ramuan Untuk Menaikkan Trombosit:
  • Daun jambu biji.
Pada umumnya orang meminum jus jambu biji untuk menaikkan kadar trombosit. Namun, penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga mengungkapkan ekstrak daun jambu biji justru lebih kuat dalam meningkatkan kadar trombosit daripada buahnya. Itu karena daun jambu biji mengandung vitamin C tinggi sekitar 116-190 mg, sedangkan pada buah jambu hanya 87 mg per 100 gram jambu.
Daun jambu biji juga mengandung kalsium dan folat masing-masing sebanyak 20 mg dan 14 mg. Lima lembar daun jambu biji direbus dengan tiga gelas air hingga tersisa segelas. Minumkan air rebusan sekali sehari selama 3-4 hari.
  • Daun pepaya
Daun pepaya  dianggap paling efektif dalam menaikkan trombosit dengan diminumkan bersama jus lemon 5-6 kali sehari. Daun pepaya yang telah dicuci bersih direbus bersama 3-4 liter air. Rebus dengan api kecil selama 1-2 jam. Minum dengan dosis 1-2 sendok makan 4-5 kali sehari. Daun pepaya mengandung 140 mg vitamin C dan 353 miligram kalsium setiap 100 gram daun pepaya.
Itulah 10 cara menaikkan jumlah trombosit di dalam darah yang bisa Anda praktekkan di rumah. Namun yang perlu diingat adalah Anda harus berkonsultasi dengan dokter. Jika kondisi penderita semakin memburuk, membawa ke dokter atau rumah sakit adalah pilihan terbaik.

Belum ada Komentar untuk "10 Cara Menaikkan Trombosit Dengan Makanan dan Kebiasaan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel